Permendikbud Ristek No. 12 Tahun 2024 Kurikulum Merdeka Pada PAUD dan Dikdas

Loading

meqaplus.com. Permendikbukristek No. 12 Tahun 2024 Kurikulum Pada PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah artinya Kurikulum Merdeka menjadi Kurikulum Nasional.

Ada 3 pertimbangan untuk menetapkan Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024 tentang kurikulum merdeka berlaku secara nasional:

  • membangun manusia merdeka yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, serta berkarakter Pancasila, pendidikan diarahkan untuk memberdayakan dan membangun kemandirian peserta didik dengan tetap mengakui hak dan kewenangan pendidik;
  • mewujudkan pendidikan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, diperlukan kurikulum yang mampu beradaptasi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan global, serta keragaman sosial dan budaya;
  • berdasarkan ketentuan Pasal 37 ayat (1) PP No. 57 Tahun 2021 SNP diubah dengan PP No. 4 Tahun 2022  Perubahan atas PP No. 57 Tahun 2021 tentang SNP, menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan berwenang untuk menetapkan kerangka dasar kurikulum dan struktur kurikulum pada PAUD, jenjang Dikdas, dan jenjang Dikmen;

Permendikbud No. 12 Tahun 2024 Pemberlakuan Kurikulum Merdeka secara Nasional menjelaskan beberapa istilah, antara lain:

  1. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
  2. Kurikulum pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah yang selanjutnya disebut Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memberi fleksibilitas dan berfokus pada materi esensial untuk mengembangkan kompetensi peserta didik sebagai pelajar sepanjang hayat yang berkarakter Pancasila.
  3. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.
  4. Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.
  5. Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.
  6. Intrakurikuler adalah kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan belajar sesuai jadwal dan beban belajar pada struktur Kurikulum.
  7. Kokurikuler adalah kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk penguatan, pendalaman, dan/atau pengayaan kegiatan Intrakurikuler dalam rangka pengembangan karakter dan kompetensi Peserta Didik.
  8. Ekstrakurikuler adalah kegiatan pengembangan karakter dalam rangka perluasan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama, dan kemandirian Peserta Didik secara optimal yang dilakukan dengan bimbingan dan pengawasan Satuan Pendidikan.
  9. Capaian Pembelajaran adalah kompetensi pembelajaran yang harus dicapai Peserta Didik di akhir setiap fase.
  10. Fase adalah tahapan perkembangan belajar Peserta Didik.
  11. Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar dan capaian perkembangan atau hasil belajar Peserta Didik.

Beberapa peraturan terkait kurikulum 2013 dicabut setelah Permendikbud No. 12 2024 tentang Kurikulum Merdeka menjadi Kurikulum Nasional adalah

  1. Permen No.  40 Tahun 2014 Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMALB
  2. Permen No. 57 Tahun 2014 Kurikulum 2013 SD/MI
  3. Permen No. 58 Tahun 2014 Kurikulum 2013 SMP/MTS diubah Permen No. 35 Tahun 2018 Perubahan
    Permen No. 58 Tahun 2014 Kurikulum 2013 SMP/MTS
  4. Permen No. 59 Tahun 2014 Kurikulum 2013 SMA/MA diubah Permen No. 36 Tahun 2018 Perubahan Permen No. 58 Tahun 2014 Kurikulum 2013 SMA/MA
  5. Permen No. 60 Tahun 2014 Kurikulum 2013 SMK/MAK
  6. Permen No. 61 Tahun 2014 KTSP pada Dikdas dan Dikmen
  7. Permen No. 62 Tahun 2014 Kegiatan Ekstrakurikuler pada Dikdas dan Dikmen
  8. Permen No. 63 Tahun 2014  Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Dikdas dan Dikmen
  9. Permen No. 64 Tahun 2014 Peminatan pada Pendidikan Menengah
  10. Permen No. 68 Tahun 2014 Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum
    2013 diubah Permen No. 45 Tahun 2015 Perubahan Permen No. 68 Tahun 2014 Peran Guru TIK dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013
  11. Permen No. 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  12. Permen No. 105 Tahun 2014 Pendampingan Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  13. Permen No. 146 Tahun 2014 Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini
  14. Permen No. 157 Tahun 2014 Kurikulum Pendidikan Khusus
  15. Permen No. 158 Tahun 2014 Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  16. Permen No. 159 Tahun 2014 tentang Evaluasi Kurikulum
  17. Permen No. 24 Tahun 2016 tentang KI dan KD Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Dikdas dan Dikmen diubah dengan Permen No. 37 tahun 2018 Perubahan Permen No. 24 tahun 2016 KI dan KD Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Dikdas dan Dikmen); dan
  18. ketentuan mengenai kegiatan Intrakurikuler, Kokurikuler, dan Ekstrakurikuler dalam Permen No. 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *